Menghadapi Komplain Dari Pelanggan Dengan Profesional

Kumpulan berita tersebut disajikan sebagai berita pilihan yang lebih sesuai dengan minat Anda. Kemampuan ini perlu dimiliki setiap karyawan, mulai dari level atas sampai bawah sebagai ujung tombak perusahaan. Cara ini lebih jelas dan pasti buat pelanggan, sehingga mereka merasa itulah solusi yang tepat. Dalam keadaan apapun komplain dikatakan, sebaiknya Anda tetap menyimak dan mendengarkannya sampai selesai.

Menaggapi pelanggan dengan tenang

Coba dengarkan semua keluhan dan ketidak puasan mereka, jangan sampai Anda memotong pembicaraan, cara ini akan sedikit meredakan emosi dari pelanggan Anda yang sedang marah. Jika Anda seorang pebisnis on-line, tentunya akan sering melakukan aktifitas bisnis secara online pula. Dalam mengelola bisnis baik bisnis offline maupun bisnis web, pasti akan menghadapi banyak karakter konsumen yang beraneka ragam. Dan dari sekian banyak konsumen tersebut, pasti ada saja yang kurang puas dengan pelayanan Anda.

Selanjutnya, baru Anda meneruskan informasi komplain tersebut ke staff yang bersangkutan. Tindakan ini juga dapat menjadi tolak ukur profesionalitas bisnis Anda. Tidak semua klien atau pelanggan yang kecewa dengan produk dan layanan Anda akan melakukan komplain. Ini bisa jadi karena karakteristik pelanggan yang memang cuek, sungkan, takut, Situs Bola Online malas atau karena alasan lainnya. Hal ini seperti justru dapat membahayakan bisnis kita, karena kita merasa tidak ada yang komplain jadi berpikir bahwa semua baik- baik saja dan sudah nyaris sempurna. Kita tidak menyadari bahwa ada beberapa orang disana yang tidak puas justru menceritakannya kepada teman dan membentuk persepsi sendiri dalam kelompok kecilnya.

Guna membantu Anda untuk lebih mengetahui serta memahami customer, membuat rencana akuisisi, menemukan strategi yang tepat untuk diterapkan untuk mengembangkan bisnis Anda. Memenangkan hati buyer kembali dengan pelayanan yang luar biasa adalah fundamental, tapi ketika orang sudah memutuskan untuk mengeluarkan satu kaki mereka keluar pintu, Anda lebih baik merelakannya. Sedangkan buyer yang berada dalam situasi genting sangat menginginkan solusi secepatnya, Anda bisa membuat prioritas untuk menanggapi mereka terlebih dahulu dibandingkan customer yang meninggalkan request. Sebaliknya, dengan mengajukan pertanyaan bagaimana Anda dapat lebih membantu mereks akan menunjukkan bahwa Anda siap dan bersedia untuk mengatasi apa pun kebutuhan customer. Dia tidak mencari respon yang memuaskan; dia sedang mencoba untuk mendapatkan sesuatu yang tidak layak dia terima. Customer ini akan sering menghubungi Anda, tapi itu tidak berarti bahwa masalah itu harus ditolak.

Tapi semua yang Anda dapat koreksi dari situasi ini akan sangat berguna untuk menghadapi problem-problem di masa datang. Perusahaan Anda harus memiliki kebijakan untuk mempersiapkan orang yang bekerja di garis depan untuk menangani masalah layanan pelanggan. Namun, tidak semua situasi adalah sama dan karenanya ‘tidak semua obat harus sama baik’. Lakukan segala sesuatunya untuk mengakomodasi kepentingan pelanggan tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen Anda untuk menyelesaikan masalah mereka.

Terlebih lagi, stay chat mengurangi hambatan untuk menghubungi buyer support karena mudah dan cepat. Pelanggan hanya perlu mengetik pesan pada layar, tanpa mencari alamat email atau menelepon, sehingga pelanggan mendapat bantuan yang dibutuhkan dengan cepat. Pernyataan tersebut memang benar karena tanpa adanya pelanggan perusahaan kita tidak ada apa – apanya. Mereka bisa memberikan saran mengenai solusi yang bisa kamu lakukan ketika menghadapi pelanggan.

Kesimpulannya, seperti yang beberapa kali Saya tekankan di artikel ini, tanganilah komplain pelanggan secara serius. Di dalam bisnis, meningkatkan pelayanan dan kualitas adalah hal yang sangat penting agar pelanggan tetap setia dan bisnis dapat berkembang dengan baik. Dalam praktek belajar web advertising dan bisnis on-line, Anda harus tahu cara menangani keluhan pelanggan dengan baik. Sudah resiko bagi mitra Halo Jasa bahwa komplain/keluhan atau ekspresi ketidakpuasan terhadap layanan harus selalu dihadapi. Keluhan muncul bisa dari hal sepele hingga hal yang benar-benar serius. Untuk itu, Anda perlu berhati-hati saat berhadapan dengan pelanggan.